Lewati ke konten
Situs informasi independen dan bukan situs resmi pemerintah.

Menkes Budi Tinjau Puskesmas dan Pengungsian di Aceh Tengah, Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Berjalan

0 0
Read Time:2 Minute, 21 Second

TAKENGON – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin meninjau langsung sejumlah fasilitas kesehatan dan lokasi pengungsian di Kabupaten Aceh Tengah, Jumat (19/12/2025). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan layanan kesehatan Aceh Tengah tetap berjalan di tengah kondisi pascabencana.

Dalam kunjungannya, Menkes mendatangi Puskesmas Kebayakan, Puskesmas Bebesen, dan Puskesmas Lut Tawar. Ia juga mengunjungi lokasi pengungsian di Kampung Blang Mesrah.

Menkes Pantau Pelayanan di Tiga Puskesmas

Puskesmas memiliki peran penting selama masa pemulihan bencana. Karena itu, pemerintah ingin memastikan masyarakat tetap memperoleh pelayanan kesehatan dasar.

Menkes Budi melihat kondisi pelayanan pada tiga puskesmas di Aceh Tengah. Selain pelayanan medis, pemerintah juga memperhatikan kebutuhan tenaga kesehatan dan fasilitas pendukung.

Kementerian Kesehatan menilai puskesmas menjadi garda terdepan untuk menjangkau warga. Peran tersebut semakin penting bagi masyarakat yang tinggal di pengungsian maupun daerah dengan akses terbatas.

Kondisi Pengungsi Ikut Menjadi Perhatian

Setelah mengunjungi fasilitas kesehatan, Menkes mendatangi pengungsian di Kampung Blang Mesrah.

Di lokasi tersebut, pemerintah memantau kondisi kesehatan warga, sanitasi lingkungan, serta kebutuhan dasar masyarakat terdampak. Pemerintah juga memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan, termasuk anak-anak dan lansia.

Langkah ini penting untuk mencegah munculnya masalah kesehatan baru selama masa pemulihan.

Selain itu, akses terhadap air bersih dan listrik menjadi bagian penting dalam menjaga pelayanan kesehatan tetap berjalan.

Kesiapan Tenaga Medis dan Logistik Dibahas

Agenda Menkes kemudian berlanjut dengan rapat teknis di RSUD Datu Beru.

Pertemuan tersebut membahas kesiapan pelayanan kesehatan, tenaga medis, logistik kesehatan, dan berbagai kebutuhan mendesak setelah bencana.

Menkes juga berdialog dengan tenaga kesehatan yang bekerja di lapangan.

Kepala Puskesmas Bintang, Nopiarni Fitri, yang mewakili para kepala puskesmas di Aceh Tengah, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat.

Menurut keterangan Pemkab Aceh Tengah, dukungan yang diterima mencakup ambulans Starlink, genset, alat penjernih air, dan obat-obatan. Bantuan tersebut membantu tenaga kesehatan mempertahankan pelayanan bagi masyarakat terdampak.

Pemerintah Siapkan Genset dan Penjernih Air

Menkes Budi menegaskan bahwa pemerintah pusat berupaya memenuhi kebutuhan dasar kesehatan di wilayah terdampak.

Dukungan berupa genset dan alat penjernih air disiapkan agar fasilitas kesehatan dapat terus beroperasi. Logistik kesehatan lainnya juga menjadi bagian dari dukungan pemerintah.

Ketersediaan listrik dan air bersih sangat penting setelah bencana. Keduanya mendukung pelayanan medis sekaligus membantu menjaga sanitasi.

Pemerintah juga berupaya memastikan pelayanan tidak terhenti meskipun sejumlah wilayah menghadapi keterbatasan akses.

Pemulihan Fasilitas Kesehatan Aceh Tengah Berlanjut

Perhatian pemerintah terhadap layanan kesehatan Aceh Tengah berlanjut setelah kunjungan tersebut.

Pada Maret 2026, Aceh Tengah menerima bantuan lima unit ambulans dan alat kesehatan dari Kementerian Kesehatan untuk mendukung daerah terdampak bencana.

Kemudian pada Juni 2026, Bupati Aceh Tengah Haili Yoga bertemu Menkes Budi di Jakarta. Pemkab mengusulkan penguatan RS Regional Pegasing, pengembangan Labkesda, revitalisasi puskesmas terdampak, pengadaan alat kesehatan, ambulans, serta dukungan pendidikan dokter spesialis.

Rangkaian langkah tersebut menunjukkan bahwa pemulihan sektor kesehatan tidak berhenti pada masa tanggap darurat. Pemerintah terus memperkuat fasilitas, tenaga kesehatan, serta sarana pendukung agar pelayanan kepada masyarakat kembali optimal.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Disclaimer kesehatan: Informasi pada situs ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau saran langsung dari tenaga kesehatan.