LHOKSEUMAWE – UPTD Puskesmas Blang Cut terus memperkuat pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan Upaya Kesehatan Desa/Kelurahan (UPKD/K) di Desa Tunong, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe melalui UPTD Puskesmas Blang Cut untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya.
Program UPKD/K juga diarahkan untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan.
Libatkan Kader dan Masyarakat Desa Tunong
Pelaksanaan kegiatan melibatkan tim tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Blang Cut. Perangkat Desa Tunong dan para kader kesehatan desa juga ikut berpartisipasi.
Selain itu, puluhan warga setempat mengikuti rangkaian kegiatan yang diselenggarakan. Keterlibatan berbagai pihak tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan kesehatan di tingkat desa.
Melalui pendekatan langsung kepada masyarakat, tenaga kesehatan dapat menyampaikan informasi sekaligus mengenali kondisi kesehatan yang membutuhkan perhatian.
Dorong Deteksi Dini Masalah Kesehatan
Salah satu tujuan utama program UPKD/K adalah membantu mendeteksi berbagai potensi masalah kesehatan sejak dini. Langkah tersebut penting agar tindak lanjut dapat dilakukan sebelum masalah berkembang menjadi lebih serius.
Kegiatan juga mendorong masyarakat agar semakin peduli terhadap kesehatan lingkungan. Sebab, lingkungan yang bersih dan sehat memiliki peran penting dalam mencegah berbagai gangguan kesehatan.
Pada saat yang sama, warga didorong untuk lebih aktif menjaga kesehatan secara mandiri. Dengan begitu, upaya promotif dan preventif dapat dimulai dari lingkungan keluarga dan desa.
Puskesmas Perkuat Pelayanan Berbasis Masyarakat
UPTD Puskesmas Blang Cut merupakan salah satu fasilitas kesehatan yang melayani wilayah Kecamatan Blang Mangat. Data Kementerian Kesehatan mencatat Puskesmas Blang Cut sebagai Puskesmas nonrawat inap di Kota Lhokseumawe.
Keberadaan Puskesmas tidak hanya berfokus pada pelayanan ketika masyarakat sakit. Upaya pencegahan, promosi kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesehatan warga.
Karena itu, kegiatan UPKD/K di Desa Tunong menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antara tenaga kesehatan, kader, pemerintah desa, dan masyarakat.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membangun kesadaran bahwa peningkatan derajat kesehatan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, bukan hanya tenaga kesehatan.
Dengan masyarakat yang semakin aktif, berbagai persoalan kesehatan di tingkat desa dapat dikenali lebih cepat. Upaya pencegahan dan penanganannya pun dapat dilakukan secara lebih tepat.
