Lewati ke konten
Situs informasi independen dan bukan situs resmi pemerintah.

Dinkes Lhokseumawe Perkuat Budaya K3 di RSU Sakinah demi Keselamatan Tenaga Medis dan Pasien

0 0
Read Time:1 Minute, 39 Second

LHOKSEUMAWE – Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe terus memperkuat penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di fasilitas pelayanan kesehatan. Upaya tersebut dilakukan melalui pengawasan dan penguatan program K3 di RSU Sakinah.

Kegiatan dilaksanakan melalui Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Lhokseumawe. Fokusnya adalah memastikan standar keselamatan diterapkan dengan baik di lingkungan rumah sakit.

Selain itu, pengawasan dilakukan untuk meningkatkan perlindungan terhadap tenaga medis, staf, pasien, serta pihak lain yang berada di lingkungan rumah sakit.

Sistem Manajemen K3 Jadi Perhatian

Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Lhokseumawe, Zainal Abidin, SKM. Tim melakukan evaluasi terhadap sejumlah aspek penting dalam penerapan K3 di RSU Sakinah.

Salah satu aspek yang diperiksa adalah penerapan sistem manajemen K3. Tim juga melihat kesiapan sarana dan prasarana keselamatan yang tersedia di rumah sakit.

Selain itu, pengelolaan risiko kerja turut menjadi perhatian. Hal tersebut penting karena tenaga kesehatan dapat menghadapi berbagai risiko selama menjalankan tugas pelayanan.

Kesiapsiagaan Darurat Turut Dievaluasi

Dinkes Lhokseumawe juga mengevaluasi kesiapsiagaan tanggap darurat di lingkungan RSU Sakinah. Langkah tersebut diperlukan agar rumah sakit memiliki kesiapan ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan respons cepat.

Penerapan K3 tidak hanya berkaitan dengan penggunaan alat keselamatan. Budaya kerja yang mengutamakan pencegahan risiko juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pelayanan yang aman.

Karena itu, penerapan standar K3 perlu dilakukan secara konsisten. Pengawasan dan pendampingan juga dibutuhkan agar prosedur keselamatan tidak hanya menjadi ketentuan administratif.

Dinkes Dorong Budaya K3 di Fasilitas Kesehatan

Dinkes Kota Lhokseumawe berharap seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di wilayahnya dapat menerapkan budaya K3 secara berkelanjutan.

Lingkungan kerja yang aman dapat memberikan perlindungan lebih baik kepada tenaga medis dan staf. Pada saat yang sama, pasien dapat memperoleh pelayanan dalam lingkungan yang lebih nyaman dan terkelola.

Pendampingan dan pengawasan secara berkala pun menjadi salah satu langkah yang dilakukan Dinkes. Dengan cara tersebut, potensi risiko dapat dikenali dan ditangani sejak dini.

Penguatan K3 pada akhirnya diharapkan ikut meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Kota Lhokseumawe. Keselamatan tenaga kesehatan dan pasien menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelayanan rumah sakit yang berkualitas.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Disclaimer kesehatan: Informasi pada situs ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau saran langsung dari tenaga kesehatan.