Lewati ke konten
Situs informasi independen dan bukan situs resmi pemerintah.

Inovasi Kesehatan Remaja Puskesmas Darul Kamal Mendunia, UNICEF Angkat Jadi Praktik Baik

0 0
Read Time:1 Minute, 55 Second

Aceh Besar – Puskesmas Darul Kamal di Kabupaten Aceh Besar mencatat pencapaian penting setelah inovasi layanan kesehatan remaja yang dikembangkannya mendapat perhatian UNICEF. Puskesmas tersebut diarahkan untuk dipublikasikan di tingkat internasional sebagai salah satu praktik baik dalam penerapan Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) dan penguatan layanan kesehatan berbasis masyarakat.

Capaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang Puskesmas Darul Kamal dalam membangun pelayanan yang lebih ramah, inklusif, dan mudah dijangkau generasi muda. Kepala Puskesmas Darul Kamal, Maya Sopa, menyebut kolaborasi dengan UNICEF turut memberikan pembelajaran dan pendampingan dalam pengembangan pelayanan kesehatan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Layanan Kesehatan Remaja Jadi Perhatian

Pengembangan layanan kesehatan remaja Puskesmas Darul Kamal telah berlangsung sejak 2022 melalui pendekatan berbasis komunitas dan kolaborasi lintas sektor. Perkembangannya semakin cepat pada 2024 dengan dukungan pelatihan kader remaja oleh Generasi Edukasi Nanggroe Aceh (GEN-A) serta pendampingan teknis UNICEF Indonesia.

Inovasi tersebut mencakup pembentukan Posyandu Remaja, penyediaan ruang PKPR yang lebih ramah dan menjaga privasi, pelatihan kader sebaya, hingga edukasi kesehatan bagi kalangan muda. Model pelayanan ini dirancang agar remaja tidak hanya menjadi penerima layanan, tetapi juga terlibat dalam meningkatkan kesadaran kesehatan di lingkungan mereka.

Upaya itu memberikan dampak terhadap akses pelayanan. Dalam monitoring UNICEF pada 2025, rata-rata kunjungan remaja ke Puskesmas Darul Kamal dilaporkan mencapai lebih dari 50 orang setiap bulan. Pemeriksaan yang dilakukan membantu mendeteksi berbagai persoalan kesehatan, mulai dari masalah gizi dan penglihatan hingga perilaku merokok.

UNICEF Dokumentasikan Praktik Baik Darul Kamal

UNICEF Indonesia sebelumnya melakukan monitoring dan evaluasi ke Puskesmas Darul Kamal serta Posyandu ILP Desa Lhang. Kegiatan tersebut sekaligus mendokumentasikan praktik baik penerapan PKPR yang dikembangkan bersama GEN-A dan Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Besar.

Perjalanan inovasi itu kemudian berlanjut hingga adanya langkah publikasi tingkat internasional. UNICEF menilai berbagai praktik yang dikembangkan Puskesmas Darul Kamal berpotensi menjadi contoh bagi daerah lain dalam memperkuat pelayanan kesehatan berbasis masyarakat, khususnya untuk kelompok remaja.

Puskesmas Darul Kamal juga membawa inovasi Layanan Kesehatan Ramah Remaja melalui Kolaborasi dan Kemitraan (LKRR-MKK) dalam Indonesia Healthcare Innovation Awards (IHIA) 2025. Program tersebut antara lain mencakup pembentukan 14 Posyandu Remaja dan pelatihan 30 kader sebaya.

Pengakuan ini memperkuat posisi Puskesmas Darul Kamal sebagai salah satu contoh pengembangan layanan kesehatan primer yang melibatkan generasi muda secara aktif. Pihak puskesmas menyatakan akan tetap melanjutkan serta mengembangkan berbagai inovasi tersebut agar pelayanan kesehatan remaja dapat berjalan secara berkelanjutan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Disclaimer kesehatan: Informasi pada situs ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, atau saran langsung dari tenaga kesehatan.