BANDA ACEH – Vaksinasi Covid-19 anak di Banda Aceh turut dilaksanakan melalui lingkungan sekolah. Salah satu kegiatan tersebut berlangsung di SD Methodist Banda Aceh pada Sabtu, 22 Januari 2022.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Banda Aceh mempercepat program vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6–11 tahun pada masa pandemi. Dalam pelaksanaannya, pihak sekolah bekerja sama dengan Puskesmas, Polsek, serta Koramil 13 Kuta Alam.
Kolaborasi tersebut membuat proses vaksinasi dapat berlangsung secara terarah. Selain itu, sejumlah pos pelayanan disiapkan agar peserta mengikuti setiap tahapan dengan tertib.
Vaksinasi Digelar di Lingkungan Sekolah
Pelaksanaan vaksinasi di sekolah bertujuan mempermudah anak mendapatkan pelayanan vaksinasi pada saat program tersebut dijalankan.
Sebelum memasuki ruang pendataan, anak-anak bersama pendamping terlebih dahulu menunggu untuk mencegah terjadinya kerumunan. Petugas juga melakukan pemeriksaan suhu tubuh sebagai bagian dari pendataan awal.
Selanjutnya, peserta mengikuti beberapa tahapan yang telah disiapkan.
Lokasi kegiatan memiliki pos pendataan, ruang tunggu, tempat vaksinasi, serta ruang observasi. Pengaturan tersebut membantu petugas mengarahkan peserta dari tahap awal hingga selesai.
Puskesmas Kuta Alam Terlibat dalam Kegiatan
Puskesmas Kuta Alam menjadi salah satu pihak yang terlibat dalam vaksinasi Covid-19 anak di Banda Aceh tersebut.
Kepala Puskesmas Kuta Alam saat itu, drg. Lia Silvianty Nasty, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi keliru mengenai vaksin Covid-19.
Ia menjelaskan bahwa vaksinasi dilakukan sebagai salah satu upaya pencegahan Covid-19 dan untuk membantu memutus rantai penularan pada masa pandemi.
Oleh karena itu, orang tua saat itu diharapkan memperoleh informasi mengenai vaksin dari sumber kesehatan yang dapat dipercaya.
Antusiasme di SD Methodist Mendapat Perhatian
Kegiatan di SD Methodist juga mendapat respons positif dari unsur Muspika Kecamatan Kuta Alam.
Mereka berharap antusiasme tersebut dapat diikuti sekolah lain yang melaksanakan program vaksinasi anak usia 6–11 tahun.
Pelaksanaan melalui sekolah menjadi salah satu pendekatan yang digunakan pemerintah pada masa program vaksinasi anak.
Selain itu, keterlibatan sekolah membantu memberikan akses pelayanan yang lebih dekat kepada siswa dan orang tua.
Sekolah juga dapat membantu mengatur peserta agar proses vaksinasi berlangsung lebih tertib.
Pelayanan Booster Juga Dibuka
Menariknya, pelayanan pada kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan kepada anak usia 6–11 tahun.
Muspika Kecamatan Kuta Alam juga membuka pelayanan vaksinasi booster bagi masyarakat yang ingin mendapatkannya dan memenuhi ketentuan program pada waktu itu.
Dengan demikian, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelayanan vaksinasi Covid-19 yang lebih luas di wilayah Kuta Alam.
Program itu juga menunjukkan kolaborasi antara fasilitas kesehatan, sekolah, kepolisian, dan TNI dalam mendukung pelaksanaan vaksinasi pada masa pandemi.
Kolaborasi Sekolah dan Puskesmas
Keterlibatan Puskesmas dalam kegiatan kesehatan sekolah tidak berhenti pada vaksinasi.
Sekolah merupakan salah satu tempat strategis untuk menjalankan edukasi dan pemeriksaan kesehatan anak.
SD Methodist sendiri berada di Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh. Data Kemendikdasmen mencatat sekolah tersebut berada di bawah naungan Yayasan Methodist Banda Aceh.
Beberapa tahun setelah kegiatan vaksinasi tersebut, SD Methodist juga menjadi lokasi kegiatan pemeriksaan kesehatan anak.
Pada Agustus 2025, misalnya, terdapat pemeriksaan mata, pengukuran lingkar lengan atas, serta pengukuran tinggi dan berat badan siswa. Kegiatan tersebut melibatkan Pemerintah Kota Banda Aceh dan tenaga kesehatan.
Hal ini memperlihatkan pentingnya kerja sama antara sektor pendidikan dan kesehatan dalam mendukung kesehatan anak.
Menjadi Catatan Program Kesehatan Masa Pandemi
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 anak di Banda Aceh pada Januari 2022 merupakan bagian dari program kesehatan yang berlangsung pada masa pandemi.
SD Methodist menjadi salah satu sekolah yang mendukung pelaksanaan program tersebut dengan menyediakan lokasi vaksinasi.
Sementara itu, tenaga kesehatan menjalankan proses pelayanan mulai dari pendataan hingga observasi peserta.
Keterlibatan Puskesmas Kuta Alam, Polsek, Koramil 13 Kuta Alam, sekolah, serta orang tua menunjukkan bahwa pelaksanaan program kesehatan masyarakat membutuhkan koordinasi berbagai pihak.
Kini, kegiatan tersebut menjadi bagian dari catatan perjalanan penanganan pandemi Covid-19 di Banda Aceh, khususnya ketika pemerintah memperluas vaksinasi kepada kelompok anak usia sekolah.
